UM METRO - Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Metro melaksanakan Asesmen Lapangan Akreditasi yang berlangsung selama tiga hari, mulai 2 hingga 4 Juli 2026. Kegiatan ini diselenggarakan di Laboratorium Multimedia Gedung E Buya Hamka Universitas Muhammadiyah Metro sebagai bagian dari tahapan penilaian akreditasi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Ilmu Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK).

Asesmen lapangan dibuka dengan penyambutan tim asesor oleh pimpinan Universitas Muhammadiyah Metro. Hadir dalam kegiatan tersebut Dekan Fakultas Agama Islam, Muhammad Nur yang didampingi Ketua Program Studi KPI Hariyanto beserta jajaran dosen Fakultas Agama Islam, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM).

Dalam asesmen tersebut, LAMSPAK menugaskan dua asesor yaitu Rini Rinawati dari Universitas Islam Bandung dan Kinkin Yuliati Subarsa Putri dari Universitas Negeri Jakarta. Kedua asesor melakukan penilaian secara menyeluruh terhadap pelaksanaan pendidikan di Program Studi KPI Universitas Muhammadiyah Metro.

Penilaian difokuskan pada berbagai aspek penyelenggaraan program studi, meliputi kurikulum, kualitas sumber daya dosen, sarana dan prasarana, tata kelola program studi, sistem penjaminan mutu, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, kerja sama, hingga capaian pembelajaran mahasiswa. Selain melakukan telaah dokumen, tim asesor juga melaksanakan sesi wawancara dengan pimpinan fakultas, pengelola program studi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta mitra kerja sama untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai mutu penyelenggaraan pendidikan.

Dekan Fakultas Agama Islam, Muhammad Nur, menyampaikan bahwa asesmen lapangan merupakan momentum penting untuk menunjukkan komitmen Program Studi KPI dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. Menurutnya, seluruh sivitas akademika telah mempersiapkan proses akreditasi secara maksimal melalui penyusunan dokumen, pemenuhan indikator mutu, serta penguatan berbagai aspek akademik dan nonakademik.

Sementara itu, Ketua Program Studi KPI, Hariyanto, menyatakan bahwa proses akreditasi tidak hanya bertujuan memperoleh hasil terbaik, tetapi juga menjadi sarana evaluasi untuk meningkatkan kualitas tata kelola program studi secara berkelanjutan. Ia berharap masukan dari tim asesor dapat menjadi dasar pengembangan Program Studi KPI agar semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan perkembangan ilmu komunikasi serta penyiaran Islam.

Selama pelaksanaan asesmen, tim asesor melakukan verifikasi terhadap data yang telah disampaikan dalam Laporan Evaluasi Diri dan Dokumen Kinerja Program Studi. Kegiatan berlangsung secara sistematis melalui peninjauan fasilitas pembelajaran, laboratorium, ruang layanan akademik, serta pengecekan berbagai bukti pendukung yang menggambarkan implementasi sistem penjaminan mutu di lingkungan Program Studi KPI.

Melalui asesmen lapangan ini, Universitas Muhammadiyah Metro berharap Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam memperoleh hasil akreditasi yang optimal. Hasil tersebut diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di Fakultas Agama Islam serta mendorong peningkatan mutu akademik yang berkelanjutan sesuai dengan standar nasional pendidikan tinggi. (Dmw)